PERAN GURU PAI SEBAGAI TELADAN MORAL QUR'ANI DAN NABAWI DI ERA DIGITAL
Keywords:
Al-Quran Hadis, Pendidikan islam, IslamAbstract
Peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital tidak hanya
sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai teladan (uswah hasanah)
yang mencerminkan akhlak Qur’ani dan Nabawi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji bagaimana guru PAI mampu menjadi figur teladan dalam
membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia di tengah
tantangan dunia digital yang kompleks. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan
data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa guru PAI berperan penting sebagai model
keteladanan, motivator akhlak, dan pengendali moral digital. Upaya
guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai akhlak Qur’ani dilakukan dengan
menampilkan perilaku islami di dunia nyata maupun digital,
membimbing peserta didik dalam penggunaan media sosial secara etis,
serta menanamkan prinsip tabayyun, tanggung jawab, dan adab dalam
bermedia. Guru PAI dituntut menginternalisasikan nilai-nilai Qur’ani
seperti kejujuran, amanah, kasih sayang, serta meneladani akhlak Nabi
Muhammad SAW dalam interaksi daring maupun luring. Di era digital,
guru PAI perlu memanfaatkan teknologi dengan bijak, membimbing
siswa agar cerdas bermedia, serta menjaga integritas dan etika dalam
dunia maya. Kesimpulannya, keberhasilan pendidikan akhlak di era
digital sangat ditentukan oleh sejauh mana guru PAI mampu
menghadirkan keteladanan Qur’ani dan Nabawi dalam setiap aspek
kehidupannya.

